Perbedaan Hormon Testosteron Dan Estrogen

Untuk anda yang masih belum tahu tentang Perbedaan Hormon Testosteron Dan Estrogen . disini saya akan memberitahukan kepada anda bagaimana perbedaan dua hormon tersebut, yang dimana kesimpulan paling utamanya adalah kedua hormon tesebut merupakan hormon seksual pada pria dan wanita. Untuk lebih detail nya silahkan anda simak penjelasan dibawah ini :

Perbedaan Antara Hormon Testosteron Dan Estrogen

Obat Penyubur Kandungan Dan Sperma

Hormon Testosteron merupakan steroid dari kelompok sndrogen dan penghasil utama hormon ini adalah testis pada pria dan idnung telur (ovari) pada wanita. Walaupun dalam jumlah kecil hormon iji juga dihasilkan oleh zona retikularis kosteks kelenjar adrenal. Hormon ini merupakan hormon seks pada pria yang utama dan merupakan steroid anabolik. Testosteron memegang peranan penting pada kesehatan yang fungsinya untuk meningkatkan libido, energi, fungsi imun, dan perlingan terhadap osteoporosis. Secara keseluruhan, pada pria dewasa dapat menghasilkan hormon testosteron lebih besar sekitar 20 kali lipat lebih banyak dari pada wanita dewasa.

Sedangkan Hormon Estrogen (Oestroge) merupakan kelompok senyawa steorid yang berungsi untuk hormon seks pada wanita. Walapun terdapat pada tubuh pria dan wanita, kandungan dari hormon ini lebih tinggi pada wanita usia subur. Estrogen dapat berkembang dan mempertahankan tanda-tanda kehamilan sekunder pada wanita, seperti payudara, dan juga terlibat dalam penebalan endrometrium maupun dalam pengaturan siklus haid. Pada saat menopause, hormon estrogen mulai berkurang sehingga dapat menimbulkan beberapa efektif seperti hot flash, berkeringan pada waktu tidur, dan kecemasan yang berlebih.

Hormon estrogen mempunyai tiga jenis utama yang terdapat pada tubuh wanita yaitu Estradiol, Estriol, dan Estron. Sejak terjadinya menarche sampai dengan menopause, estrogen utama adalah 17β-estradiol. Ketiga jenis estrogen yang terdapat didalam tubuh dibuat dari andogen dengan bantuan enzim. Estradion terbuat dari testosteron, sedangkan estron dibuan dari androstenadion. Estron bersifat lebih lemah daripada estradiol dan pada wanita pascamenopause estron ditemukan lebih banyak daripada estradiol. Berbagai jenis zat alami maupun buatan telah ditemukan memiliki aktivitas yang mirip dengan esterogen, dan zat buatan yang bersifat mirip dengan estrogen itu adalah Xenoestrogen, sedangkan bahan alami dari tumbuhan yang memiliki aktivitas seperti estrogen adalah Fitoestrogen. Hormon estrogen ini biasanya digunakan untuk bahan pil kontasepsi dan terapi untuk wanita menopause.

Hormon estrogen yang berlebihan dan kumulatif pada seseorang diangga  dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara, dan kanker endometrium. Mekanisme klasik estrogen akan berpengaruh terhadap laju lintasa mitosis dan apotosis serta mengejawantah yang dapat menyebabkan risiko kanker payudara dengan mempengaruhi pertumbuhan jaringan epitelial. Laju proliferasi sel yang sangat cepat akan membuat sel menjadi rentan terhadap kesalah genetika pada proses replikasi DNA oleh senaywa spesi oksigen reaktif yang teraktivasi oleh metabolisme estrogen. Walaupun demikian, fitoestrogen dapat menurunkan risiko tersebut dengan kapasitasnya, sehingga menstimulus produksi globulin pengusung hormon seks dan menghambat aktivitas enzim pada lintasan sintesis estrogen.

Pada hormon estrogen ketika mengalami katabolisme makan akan membetuk berbagai senyawa intermediat yang disebut estrogen katekol melalui 2 lintasan 2 hydroxylation dengan enzim CYP1A1 dan 4 hydroxylation dengan enzim CYP1B1, untuk dieliminasi dengan berbagai proses seperti metilasi dengan enzim catechol o methyltransferase, hidroksilasi, oksidasi, detoksifikasi, sulfinasi dengan enzim sulfotransferase, dan glusuronidasi dengan enzim UGT. Pada umumnya, senyawa estrogen katekol mempunyai waktu yang pendek karena segera termetilasi menjadi 2 methoxyestradiol dan 4 methoxyestradiol. Senyawa estrogek-katekol dapat bersifat tumorigenik atau anti-tumorigenik, misalnya 4 hydroxyestradiol memiliki sifat hormonal dengan mengaktivasi pencerap estrogen dan menginduksi adenokarsinoma pada endrometrium, sedangkan 2 methyoxyestradiol memiliki aktivitas anti-tumorigenik dengan menghambat proliferasi dan angiogenesis pada sel tumor.

Nah itulah penjelasan tentang Perbedaan Hormon Testosteron Dan Estrogen yang dapat saya sampaikan dan mudah-mudahan dapat dimengerti serta disimak oleh anda yang mengunjungi artikel saya ini. Terimakasih dan sampai berjumpa lagi 🙂

Perbedaan Hormon Testosteron Dan Estrogen

reposted by : kejantananpriadewasa.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *